Geografi Pariwisata Turki
GEOGRAFI PARIWISATA INTERNASIONAL
TURKI
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 7
GEOFANY FERNANDO JACOBUS 03 20 027
ISMI OCTARIKA LUBIS 03 20 010
RARA MARINDA AGUSTINA 03 20 012
PROGRAM STUDI USAHA PERJALANAN WISATA
POLITEKNIK DARUSSALAM
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur, Kami ucapkan kehadirat Allah SWT. Atas segala rahmat-Nya, sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa, Kami mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya. Serta rekan-rekan kelompok 7 dari prodi usaha perjalanan wisata, semester III, Politeknik Darussalam Palembang. Kami kelompok 7 selaku Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar makalah ini bisa menjadi referensi Pembaca untuk menambah wawasan dalam dunia Pariwisata Internasional. Makala ini akan membahas mengenai sektor Geografi & Pariwisata Negara Turki. Dengan ini kami telah menetapkan Makala kami yang berjudul “GEOGRAFI PARIWISATA INTERNASONAL TURKI” Kami Kelompok 7 , Sebagai Penyusun meminta maaf apabila ada kesalahan atau kekeliruan. Baik dalam penulisan maupun informasi yang kami rangkum. Kami juga merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman Kami. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Palembang, 18 September 2021
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...........................................................................................ii
DAFTAR ISI......................................................................................................iii
BAB I ...............................................................................................................1
PENDAHULUAN ...............................................................................................1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................... 2
1.3 Tujuan ........................................................................................................................2
1.4 Manfaat .....................................................................................................................2
BAB II ..............................................................................................................3
PEMBAHASAN .................................................................................................3
2.1 Gambaran Singkat Negara Turki................................................................................3
2.2 Keadaan Geografis Negara Turki ...............................................................................5
2.2.1 Geografi Turki .....................................................................................................5
2.2.2 Kondisi Iklim dan Morfologi................................................................................5
2.2.3 Keadaan alam dan geografi Di Negara Turki ......................................................6
2.3 Destinasi Pariwisata Negara Turki .............................................................................8
BAB III ...........................................................................................................15
PENUTUP.......................................................................................................15
3.1 Kesimpulan ..............................................................................................................15
3.2 Saran ........................................................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................16
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Geografi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang alam dan non alam. Fenomena non alam ini bisa melingkupi manusia sebagai obyek dan segala aktifitas manusia, serta permasalahan yang timbul akibat aktifitas tersebut. Kegiatan wisata merupakan salah satu aktifitas manusia yang melibatkan interaksi dengan sekitarnya, didalam kegiatan wisata terdapat hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan sekitar tempat tujuan wisata. Melihat kondisi alam dari mancanegara yang beragam, serta menjanjikan untuk menawarkan keindahan alamnya, baik untuk wisatawan lokal maupun luar negeri maka bisa dilakukan pengembangan dalam sektor ini, baik dari segi kualitas obyek maupun kelengkapan fasilitas. Suatu daerah pariwisata, disamping akomodasi (hotel atau tempat menginap sementara lainnya) akan disebut “Daerah Tujuan Wisata” (DTW) apabila ia memiliki atraksi-atraksi yang memikat sebagai tujuan kunjungan wisata. Atraksi-atraksi harus dikoordinasi dalam suatu paduan penyajian atraksi yang harmonis, menarik dan mengagumkan (Pendit, 1999).
Menurut I Made Darma Oka (2010) budaya dapat menjadi pendorong wisatawan melakukan perjalanan ke suatu daerah tujuan wisata dan budaya pulalah dapat menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan, selain itu ada beberapa tuntutan yang merupakan sarana ampuh bagi kelangsungan pariwisata seperti: (1) kecanggihan informasi termasuk promosi, (2) kemampuan membaca situasi baik pada saat ini maupun untuk masa yang akan datan, (3) kemampuan memadukan segala potensi yang ada untuk dijadikan suatu kebijakan, (4) keakuratan penelitian dalam pengembangan kepariwisataan, yang didasarkan atas evaluasi secara berkala dari suatu masa ke masa berikutnya, (5) kemampuan untuk meningkatkan obyek dan daya tarik wisata (6) Keberhasilan dalam menciptakan kebersamaan dalam berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin.
Untuk itu kami akan membahas sektor geografi pariwisata negara Turki, yaitu negara yang terkenal dengan kebabnya yang sudah mendunia ini. Turki merupakan negara yang tak hanya kaya akan kuliner nya saja. Tapi juga, terkenal akan destinasi wisata nya yang sangat banyak. Kita akan membahas bagaimana keadaan geografis dan destinasi wisata di negara Turki. Sehingga kita bisa mencari tau, hal apa saja yang bisa kita tingkatkan untuk mendorong sektor pariwisata Turki.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana berbagai hal dan gambaran umum dari Negara Turki?
2. Bagaimana sejarah dan asal mula berdirinya Negar Turki?
3. Bagaimana keadaan geografis dari Negara Turki?
4. Apa saja yang termasuk destinasi pariwisata unggulan Negara Turki?
5. Apa saja aksesibilitas, sarana prasarana dan fasilitas penunjang yang ada di
destinasi pariwisata Negara Turki?
6. Berapa jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara
yang ada di Negara Turki ?
7. Bagaimana keadaan perkembangan pariwisata di Negara Turki?
1.3 Tujuan
✓ Mencari tau informasi seputaran negara Turki
✓ Memperkaya wawasan seputar mancanegara
✓ Membuat Refrensi mengenai negara Turki
✓ Mendapatkan nilai yang memuaskan sebagai bentuk penilaian mata kuliah
“Geografi Pariwisata Internasional”
1.4 Manfaat
➢ Dapat menambah informasih serta wawasan Penulis dan Pembaca dalam sector geografi pariwisata Turki.
➢ Dapat menjadi refrensi mengenai negara Turki. Baik dari segi destinasi wisata, informasi dasar mengenai kenegaraan Turki, dan Keadaan geografis nya.
➢ Membuka cakrawala pariwisata mancanegara, salah satu nya Turki.
➢ Dapat mengetahui potensi dan kekurangan sector Pariwisata Turki, sehingga bisa di jadikan pembelajaran untuk meningkatkan sector pariwisata di negara sendiri.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Gambaran Singkat Negara Turki
Turki atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Turkey adalah sebuah negara yang berada di kawasan Eurasia yaitu negara yang terletak di benua Eropa dan Asia. Wilayah Turki tebentang dari semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya hingga daerah Balkan di Eropa Tenggara. Dikatakan Eurasia karena Laut Marmara yang merupakan batas wilayah Eropa dan Asia ini adalah bagian dari wilayah Turki.
Oleh karena itu, Turki dikenal juga sebagai negara Transkontinental (transbenua). Namun pada umumnya, para ahli geografi menggolongkan Turki sebagai negara Asia dengan alasan bahwa wilayah terbesar Turki berada di Wilayah Asia (Semenanjung Anatolia) dan Ibukota Turki yaitu Kota Ankara juga berada di wilayah Asia (di semenanjung Anatolia). Sekitar 97% wilayah Turki terletak di Benua Asia.
Secara Astronomis, Turki yang memiliki luas wilayah 783.562km2 ini terletak diantara 33°-43° LU dan 25°-45° BT. Turki berbatasan dengan Bulgaria di sebelah Barat Daya, Yunani dan Laut Aegea di sebelah Barat. Sedangkan disebelah Timur dan Timur Laut Turki berbatasan dengan Armenia, Azerbaijan, Iran dan Georgia. Di Tenggara, Turki berbatasan dengan Irak dan Suriah. Di sebelah Selatan Turki adalah Laut Mediterania dan di sebelah Utara adalah Laut Hitam.
Sistem Pemerintahan Turki adalah Republik Parlementer yaitu sistem pemerintahaan yang kepala negara dan kepala pemerintahannya adalah seorang Presiden dan dibantu oleh seorang Wakil Presiden. Presiden dan Wakil Presiden Turki dipilih secara langsung dalam Pemilihan Umum Presiden untuk masa jabatan 5 tahun dan dapat menjabat sebanyak 2 periode.
Turki yang memiliki jumlah penduduknya sebanyak 81.257.239 jiwa (2018) yang mayoritasnya adalah etnis Turki dan Kurdi. Sekitar 99,8% penduduk Turki adalah pemeluk agama Islam. Bahasa resmi Turki adalah Bahasa Turki.
Di Hubungan Luar Negeri, Turki merupakan anggota PBB dan organisasi-organisasi Internasional lainnya seperti OKI (Organisasi Konferensi Islam), OECD, NATO dan G20.
BERIKUT PROFIL NEGARA TURKI
▪ Nama Lengkap : Republik Turki (Republik of Turkey)
▪ Nama Lokal : Turkiye Cumhuriyeti
▪ Bentuk Pemerintahan : Republik Parlementer
▪ Kepala Negara : Presiden Recep Tayyip ERDOGAN (sejak 10 Agustus 2014)
▪ Kepala Pemerintahan : Presiden Recep Tayyip ERDOGAN (sejak 10 Agustus
2014)
▪ Ibukota : Ankara
▪ Luas Wilayah : 783.562km2
▪ Jumlah Penduduk :81.257.239 jiwa (2018)
▪ Angka Kelahiran : 15,4 bayi per 1000 penduduk (2018)
▪ Pertumbuhan Penduduk : 0,49% (2018)
▪ Bahasa Resmi : Bahasa Turki
▪ Agama : Islam 99,8%, agama lainnya 0,2%
▪ Etnis : Turki (70-75%), Kurdi 19%, minoritas lainnya 7-12%
▪ Mata Uang : Lira Turki (TRY)
▪ Hari Nasional : 29 Oktober 1923 (Hari Republik)
▪ Lagu Kebangsaan : “Istiklal Marsi” (Independence March)
▪ Kode Domain Internet : .tr
▪ Kode Telepon : 90
▪ Pendapatan Domestik Bruto : US$ 2,186 triliun (2017)
▪ Pendapatan Per Kapita : US$ 27.000,- (2017)
▪ Lokasi : Benua Asia dan Eropa
Lambang Turki adalah sebuah oval merah yang mengandung sebuah bulan sabit dan bintang dari bendera Turki dan dikelilingi nama resmi
negara ini dalam bahasa Turki. Lambang negara Turki ini sedikit menyerupai lambang Kerajaan Ottoman. Turki sebenarnya tidak memiliki
lambang negara resmi, tetapi gambar bulan sabit dan bintang di bendera Turki
dianggap sebagai lambang negara secara de facto.
Bendera Turki terdiri
dari sebuah bulan sabit berwarna putih dan bintang putih pada
sebuah latar belakang berwarna merah. Bendera ini
disebut Ay Yıldız dalam bahasa
Turki yang artinya adalah "bulan bintang".
2.2 Keadaan Geografis Negara Turki
2.2.1
Geografi Turki
Turki adalah negara transbenua. Wilayah Turki yang
termasuk Asia mencakup 97 persen dari negara, wilayah ini
terpisah dari Eropa Turki oleh Selat Bosporus, Laut Marmara, dan Selat Dardanella. Wilayah Eropa Turki terdiri 3 persen negara. Wilayah
Turki memiliki panjang lebih dari 1.600 kilometer (990 mil) dan 800 kilometer
(500 mil) luas, dengan bentuk persegi panjang kasar. Negara ini terletak antara
garis lintang 35 ° dan 43 ° U, dan bujur 25 ° dan 45 lahan ° T. Turki, termasuk
danau,Turki menempati lahan seluas 783.562 kilometer persegi (302.535 mil
persegi), areal seluas 755.688 kilometer persegi (291.773 mil persegi) berada
di Asia Barat Daya dan 23.764 kilometer persegi (9.175 mil persegi) di Eropa.
[154] Turki adalah negara 37 terbesar di dunia dalam hal luas. Negara ini
dikelilingi oleh lautan di tiga sisi: Laut Aegea di sebelah barat, Laut Hitam di
utara dan Mediterania di
selatan. Terdapat juga Laut Marmara di
barat laut.
Bagian Eropa dari Turki, Thrace Timur (wilayah paling
timur semenanjung Balkan), membentuk perbatasan Turki dengan Yunani dan Bulgaria.
Bagian Asia dari negara ini sebagian besar terdiri oleh semenanjung Anatolia,
yang terdiri dari dataran tinggi dengan dataran pantai sempit, antara Koroglu
dan pegunungan Pontic di utara dan Pegunungan Taurus di selatan. Turki timur, terletak di wilayah
dataran tinggi barat Armenia, memiliki lanskap berupa pegunungan dan merupakan
hulu berbagai sungai seperti sungai Efrat, Tigris dan Aras, terdapat pula Gunung Ararat, titik tertinggi di Turki dengan ketinggian 5137 meter
(16.854 kaki), dan Danau Van,
danau terbesar di negara ini.
2.2.2
Kondisi Iklim dan Morfologi
Turki
memiliki topografi bervariasi berupa dataran rendah, dataran pantai yang sempit
dan beberapa pegunungan besar. Titik tertinggi Turki adalah Gunung Ararat yang
merupakan Gunung Api Aktif di perbatasn timur. Di pegunungan ini, bahtera Nabi
Nuh terdampar dan kini menjadi situs bersejarah dunia. Kondisi iklim Turki
bertipe sedang dengan musim panas yang tinggi, kering dan musim dingin yang
ringan dan basah. Semakin ke pedalaman, maka kondisi cuaca semakin keras.
Ibukota Turki, Ankara terletak di pedalaman dengan suhu rata-rata tertinggi di
Agustus (28 derajat C) dan terendah di Januari (-6 derajat C).
2.2.3
Keadaan alam dan geografi Di Negara Turki
Dataran Tinggi
Turki
Dataran tinggi Turki dan
gaya hidup masyarakatnya memiliki tempat penting di lanskap budaya Turki yang
kaya. Udara segar, aliran yang jernih, keindahan yang mempesona, buah dan
sayuran, susu dan produk dagingnya.
Gambar: Ayam Jago
Denizli, Anjing Kangal, Kucing Van Turki, Pinus Scott, Crambe Tatrica, Bungah
Tulip, Kambing Anggora
Dataran tinggi memiliki
banyak hal yang ditawarkan; udara bersih yang segar dari lingkungan yang tidak
kotor, aliran yang jernih, kesejukan yang menyegarkan yang melegakan dari panas
yang terik selama hari-hari musim panas yang terik, pemandangan keindahan yang
mempesona, buah dan sayur yang tumbuh tanpa obat kimia dan matang pada sulur
secara perlahan dan alami, serta susu dan produk-produk daging hewan yang
digembalakan di lingkungan yang paling alami.
Fitur Geografi
Turki
Turki secara geografis,
politik, dan resmi menjadi bagian dari dua benua Eropa dan Asia. Bagian barat
laut yang lebih kecil adalah bagian dari Eropa, sedangkan bagian yang lebih
besar adalah bagian dari Asia.
Geografi Turki
Turki menempati
semenanjung berbentuk persegi panjang di persimpangan jalan antara Eropa, Asia
dan Afrika yang merupakan rumah bagi peradaban yang tak terhitung jumlahnya dan
titik persimpangan antara benua selama beberapa usia.
Sebuah negara yang luas
814,578 kilometer persegi atau 314,510 meter persegi di daerah dengan garis
pantai yang indah membentang 8333 km.
Turki memiliki banyak
danau; yang paling terkenal adalah Danau Van, danau alam terbesar, yang
meliputi area seluas laut pedalaman. Danau dam juga merupakan tempat umum di
Turki. Sungai terpanjang di negara itu adalah Kizilirmak, yang mengalir ke Laut
Hitam. Eufrat dan Tigris keduanya berasal dari Turki, mengalir melalui
negara-negara lain sebelum mencapai Teluk Persia.
Daerah
Turki dipisahkan menjadi
tujuh wilayah geografis, yang, dalam urutan ukuran: Anatolia Timur, Anatolia
Tengah, Laut Hitam, Mediterania, Aegea, Marmara dan Anatolia Tenggara.
Lanskap
Turki berbatasan di utara
dengan Laut Hitam, di sebelah barat oleh Laut Marmara dan Aegea dan di selatan
oleh Mediterania. Karena posisinya dan fakta bahwa Turki berada di titik
pertemuan tiga zona iklim yang berbeda, itu adalah rumah bagi berbagai lanskap
dan tanaman yang luar biasa sehingga menjadi surga bagi wisatawan dan
naturalis. Ada hutan lebat di Laut Hitam bagian utara dan daerah Mediterania
selatan, dataran pesisir di Aegea barat; padang rumput gunung pedalaman, gurun
ke tenggara dan danau di seluruh negeri.
Garis Pantai
Anda akan menemukan
pantai-pantai Turki menjadi beberapa yang terindah di dunia. Di sepanjang
pantai yang panjang ini, di sana Anda memiliki begitu banyak pantai bagus untuk
dipilih.
Ada tempat yang bagus
untuk berjemur, semua dalam pemandangan Laut Aegea, Mediterania, atau Laut
Hitam. Masing-masing memiliki sesuatu untuk ditawarkan dan merupakan perpaduan
unik dari sejarah, keajaiban alam, berbagai kuliner.
Berbicara
soal kuliner, Turki memiliki beberapa sajian kuliner
seperti
; Baklava, Doner kebab, Pilaf, dan Puding nasi.
2.3 Destinasi Pariwisata Negara
Turki
Turki merupakan negara besar yang wilayahnya
terbentang dari Semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya hingga daerah Balkan di
Eropa Tenggara. Negara ini menyuguhkan pemandangan alamnya yang indah, termasuk
keindahan Laut Hitam yang menjadi perbatasannya. Tak hanya memiliki koleksi
destinasi yang menggiurkan, kuliner negara ini juga bisa dibilang jagoan.
Terkenal dengan kebab, kelezatan makanan Turki juga banyak yang
diakui oleh UNESCO.
1. Masjid Sultan Ahmed
Masjid ini dibangun antara
tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed
I, yang kemudian
menjadi nama masjid tersebut. Ia dimakamkan di halaman masjid. Masjid ini
terletak di kawasan tertua di Istanbul, di mana sebelum 1453 merupakan
pusat Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Bizantin/Bizantium. Kini Masjid yang sebenarnya bernama Sultan Ahmed ini disebut juga
sebagai Masjid Biru. Hal itu karena interiornya dilapisi oleh lebih dari 20.000
ubin Iznik buatan tangan yang memesona.
Ubin
itu terbuat dari keramik yang berwarna pirus dengan desain tulip merah. Selain
itu, lantai dua masjid juga
dicat biru dengan cahaya matahari yang masuk melalui lebih dari 200 jendela
kaca patri.
Akses
Kawasan Blue Mosque merupakan
kawasan ramai dan pusat kota Tua Istanbul.
Akses ke Blue
Mosque bisa dicapai dengan tramvay untuk umum
Selain itu ada
shuttle bus dari tempat-tempat khusus, hotel, bandara dan stasiun untuk ke Blue
Mosque.
Fasilitas
Masjid ini memiliki
halaman utama dengan dengan sebuah bangunan kecil tepat di tengahnya. Untuk masuk ke halaman utama Blue Mosque, terdapat
tiga pintu dengan setiap pintu terdapat pintu besar dan tulisan kaligrafi. Untuk masuk ke dalam masjid utama, ada tiga pintu
yaitu dari halaman utama untuk masuk lewat depan, lalu dua pintu lain di
sebelah kanan dan kiri. Blue
Mosque dilapisi dengan karpet Turki berwarna merah bermotif tulip. Di dalam Blue Mosque terdapat lampu-lampu berwarna
kuning yang menggantung dan melingkar menghiasi bagian tengah. Bagian dalam bagian atas Blue Mosque dihiasi dengan
ornamen-ornamen kaligrafi yang bermacam-macam dan berwarna warni di atap
masjid. Tiang dan bagian
atas Blue Mosque juga dilengkapi dengan 20 ribu macam keramik iznik yang
berwarna biru bercorak lebih dari 50 jenis tulip. Dengan
perpaduan warna berbagai macam kaligrafi dan keramik iznik yang ada, menjadikan
langit-langit Blue Mosque memancarkan warna kebiru-biruan.
Blue Mosque hanya
memiliki satu lantai. Sebenarnya
ada satu lantai lagi di atas bagian depan masjid, namun waktu itu hanya
diperuntukkan untuk sultan. Lantai
tersebut sekarang tidak dipergunakan dan di tutup untuk umum. Blue Mosque memiliki satu mimbar tinggi yang terbuat
dari marmer dan tempat khusus
di bagian depan untuk imam
masjid. Tempat salat
laki-laki di bagian depan dan samping masjid.
2.
Istana Topkapı
Pembangunan istana ini dimulai pada tahun 1459 atas perintah Sultan Mehmed II. Kompleks istana terdiri dari empat lapangan utama dan banyak bangunan-bangunan kecil. Pada puncaknya, istana ini dihuni oleh 4.000 orang.[1] Selain sebagai tempat tinggal kerajaan, istana digunakan untuk acara-acara kenegaraan dan hiburan kerajaan. Sekarang menjadi daya tarik wisata dan berisi peninggalan suci penting dari dunia Muslim, termasuk pedang dan jubah Nabi Muhammad. Kepentingan Istana Topkapi memudar pada akhir abad ke-17 karena sultan lebih suka menghabiskan waktu di istana baru mereka di Bosporus. Pada tahun 1856, Sultan Abd-ul-Mejid I memindahkan kediamannya ke Istana Dolmabahçe. Setelah jatuhnya Utsmaniyah pada tahun 1921, Istana ini dijadikan museum berdasarkan dekret pemerintah tanggal 3 April 1924.
Cappadocia adalah salah satu karunia alam buat Turki. Kota Kecil
di Anatolia timur ini berlokasi di dataran tinggi yang dikelilingi bentang alam
unik. kota ini pun memiliki beberapa destinasi wisata menarik
yang populer. Sebut
saja hot air balloon yang jadi wisata primadona di
Cappadocia. Wisata balon udara ini disebut menjadi atraksi yang paling laris di
Cappadocia. Kegiatan ini sendiri dilakukan di Goreme National Park. Wisatawan akan diajak
untuk melihat keindahan Cappadocia dari
atas udara saat matahari terbit. Selain itu Cappadocia
juga punya Gerome Open Museum. Di sini wisatawan akan diajak untuk menyusuri
komplek gereja kuno dan biara yang sudah ada di abad ke-3 dan ke-4. Komplek
gereja ini dipahat dalam perbukitan. Bicara soal bentang alam, Cappadocia pun
memiliki magnet tersendiri yang terbilang unik. Hal ini bahkan sudah tercermin
dari julukan Land of Fairy Chimney, atau
Tanah Peri Cerobong Asap, Menilik asal-muasalnya, julukan itu muncul
dikarenakan adanya bebatuan seperti cerobong asap di sana. Bebatuan di
Cappadocia ini dijadikan sebagai rumah oleh warga sekarang.
|
|
Ada
pula Pasabag atau Monk Valley di Cappadocia.
Pasabag adalah kawasan batuan raksasa yang mirip jamur. Pada abad ke-4 dan ke-5
ada banyak biarawan. Yang mengungsi dan bersembunyi di sini. Identik dengan
goa, Cappadocia juga punya kota bawah tanah yang bernama Derinkuyu di Anatolia
Tengah. Kota bawah tanah Derinkuyu jadi yang terbesar di Cappadocia karena bisa
menampung hingga 20.000 orang serta hewan ternak.
|
Cappadocia, Turki. (Foto: Rois Jajeli/detikcom) |
Berkunjung
ke Cappadocia kurang lengkap tanpa mampir ke Guray Museum. Museum Guray berisi
tembikar. Uniknya Guray Museum di Cappadocia ini jadi museum keramik pertama
dunia dan satu-satunya yang berada di bawah tanah. Tiap ruang pameran dipahat
dari batu dan berada 20 meter di bawah permukaan tanah.
|
|
4. Galata bridge
Jembatan Galata dibangun pada 1836 dan
sampai dengan 1980-an, merupakan tanah tempat pembuangan limbah industri, namun
setelah dibersihkan justru membuat daya tarik tersendiri, dan tempat tersebut
menjadi terkenal di kota Istanbul. Sebelum tahun 1910,
kebutuhan akan modernisasi jembata ini sudah terlihat. Struktur kayu pada
jembatan rusak dan membuat para pejalan kaki serta kuda terluka akibat
paku-paku tua yang menonjol. Pegangan kayunya pun tidak cukup aman bagi pejalan
kaki. Namun, adanya alasan politik membuat kontruksi pembangunan jembatan
tersebut tertunda. Desain yang paling mengesankan diusulkan oleh arsitek
Perancis. Namun hal itu ditolak oleh Sultan Abdülhamit II karena alasan
keamanan. Kemudian, Sultan memutuskan untuk bermitra dengan Jerman yakni dengan
arsitek Fritz Leonhardt, yang berhasil menyelesaikan proyek tersebut pada tahun
1912.
5. Konya
Konya adalah kota yang identik dengan tokoh sufi besar –
Mevlana. Merupakan kota yang dihuni pertama kali dalam sejarah umat manusia,
dan masih memiliki jejak sejarah dari peradaban kuno yang memberikannya
atmosfer sebagai kota museum. Karena lokasinya di tengah-tengah padang tandus
Anatolia, kota ini menjadi salah satu pusat perdagangan penting di Jalur
Sutera. Tanahnya yang subur di sekitar kota menjadikan Konya pusat dari
industri gandum di Turki, dengan skala industri pertanian yang besar. Kental
akan tradisi, kota ini adalah tempat paling konservatif dan religius di Turki
dan terkenal sebagai rumah dari Jalaludin Rumi, sufi mistis yang menemukan
Whirling Dervish (Tarian Darwis). Saat ini masih menjadi pusat pembelajaran dan
pengajaran sufi dan salah satu atraksi wisata utama yang wajib dikunjungi
adalah Melvana Museum, yang dahulu digunakan sebagai pemondokan para darwis.
Akses
|
Pesawat
Udara Konya
memiliki bandara kecil yang awal mulanya dibangun sebagai pangkalan militer
Turki, yang saat ini melayani penerbangan harian dari Istanbul ataupun
beberapa penerbangan musiman dari Eropa. Dari bandara, Anda bisa mencapai
kota dengan bus Havas menuju Ataturk Monument di distrik Meram. Perjalanan
dari bandara ke pusat kota memakan waktu setengah jam dengan biaya TL9.
Mobil · Dari
Antalya ke Konya sekitar 304 km atau 4 jam 30 menit berkendara. · Dari
Istanbul ke Konya sekitar 660 km atau 10 jam berkendara · Dari
Sivas ke Konya sekitar 503 km atau 7 jam 30 menit berkendara · Dari
Kayseri ke Konya sekitar 305 km atau 4 jam 30 menit berkendara · Dari
Ankara ke Konya sekitar 287 km atau 4 jam 10 menit berkendara · Dari
Adana ke Konya sekitar 345 km atau 4 jam 30 menit berkendara
Kereta Hingga saat ini kereta
merupakan alternatif transportasi paling lelet dibandingkan bus atau mobil.
Namun turis bisa menggunakan kereta berkecepatan tinggi terbaru – Yuksek
Hizli Treni (YHT) dengan waktu tempuh dari Ankara lebih cepat10 jam dari
sebelumnya (secara teori, sebenarnya Turkish State Railways tidak pernah
menawarkan kereta penumpang antara Ankara dan Konya sebelumnya dikarenakan
perjalanan yang kepalang lama untuk menyusuri jalur kereta api di antara
kedua kota ini). Meskipun tidak terlalu mengesankan namun Anda bisa menikmati
keindahan lanskap dari balik jendela. Kereta ini menawarkan perjalanan yang
lebih praktis menuju Konya. Tersedia 4 kereta setiap harinya, dan akan ada
penambahan jadwal keberangkatan di masa mendatang.
Bus Konya terhubung dengan banyak
layanan bus regular dari banyak kota lainnya. Anda bisa menggunakan armada
transportasi lokal dari terminal menuju pusat kota. |
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan Makalah kami dari kelompok 7,
mengenai “Geografi Pariwisata Internasional Turki”. Dapat disimpulkan bahwa
negara Turki merupakan negara yang sangat beragam destinasi wisata nya. Turki
juga memiliki keadaan geografi yang cukup dapat menunjang kegiatan pariwisata
di negara nya sendiri. Turki juga memiliki keunikkan tersendiri. Dari makalah
ini juga kita dapat banyak sekali menambah wawasan serta informasih mengenai
negara Turki yang tentu saja bisa di jadikan Refrensi dalam Pariwisata
mananegara.
3.2 Saran
Kami Kelompok 7 selaku Penyusun Makala, menyadari
sepenuhnya jika makalah ini masih banyak kesalahan kata, ataupun informasih
yang keliru dan jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, Kami kelompok 7,
ingin meminta maaf. Dan untuk memperbaiki Makalah ini Kami meminta Kritik dan
saran yang membangun dari Dosen serta teman-teman Pembaca.
DAFTAR PUSTAKA
https://www.google.com/search?q=Flora+dan+Fauna+Turki&bih=591&biw=1280&hl=id&sxsrf=AOaemvJDP-7vIfK0zFGaFpZPdmnj7auznw%3A1631879732299&ei=NIJEYfvlEcborQHSsY3AAQ&oq=Flora+dan+Fauna+Turki&gs_lcp=Cgdnd3Mtd2l6EAMyBQgAEIAEMgYIABAWEB4yBggAEBYQHjoHCAAQRxCwAzoHCCEQChCgAToHCCMQ6gIQJzoECCMQJzoFCC4QgAQ6CQgjECcQRhD_AToECAAQQzoLCC4QgAQQxwEQrwE6CwguEMcBEK8BEMsBOgUIABDLAToLCC4QxwEQowIQywE6BQguEMsBOggIABAWEAoQHkoFCDwSATFKBAhBGABQjhhYkKYBYNWvAWgDcAJ4BIABiQOIAfwqkgEIMC4xNy42LjSYAQCgAQGwAQrIAQjAAQE&sclient=gws-wiz&ved=0ahUKEwj7z4ne-YXzAhVGdCsKHdJYAxgQ4dUDCA4&uact=5
https://id.wikipedia.org/wiki/Geografi_Turki#/media/Berkas:Tu-map.png
https://www.goturkeytourism.com/
https://turkish-lover.blogspot.com/2016/07/flora-dan-fauna-ankara.html
https://www.tourketurki.com/spesies-endemik-binatang-buas-dan-binatang/
https://www.google.com/maps/place/Turki/@39.7506446,30.0085939,6.12z/data=!4m5!3m4!1s0x14b0155c964f2671:0x40d9dbd42a625f2a!8m2!3d38.963745!4d35.243322
Komentar
Posting Komentar